Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengancam akan memecat pejabatnya yang menerima suap ataupun mempersulit pengurusan izin usaha di Sumatera Barat. Irwan tidak menginginkan ada praktek tersebut hingga berujung kepada uang pelicin.

"Saya akan pecat pejabatnya. Jika ada yang mendapati praktek tersebut, jangan ragu untuk melaporkan langsung kepada saya," tegas Gubernur dalam diskusi membangun dan mengelola pembangkit listrik tenaga mini hidro (PLTMH) di Auditorium Gubernuran, Rabu 21 September 2016.

Namun di sisi lain, ada perusahaan yang hanya sekadar ingin mendapatkan izin. Sedangkan, pekerjaan dan pergerakan usahanya tidak ada. Kemungkinan besar izin dimaksud dijual ke pihak lain alias calo izin. "Untuk hal ini, kita tegas tarik izinnya. Karena, kalau lama-lama tanpa ada pergerakan, kita yang rugi. Kita terima perusahaan yang serius saja," tegasnya.

Sebelumnya, Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BKPM PTT) Sumatera Barat melayangkan surat peringatan terhadap 50 perusahaan agar menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Sebagian telah melakukan tindaklanjut surat dimaksud. Namun ada 5 perusahaan yang terpaksa dicabut izinnya karena urung menyampaikan LKPM serta izin produksi perusahaan sudah tidak berlaku lagi. 50 perusahaan yang diberikan peringatan diantaranya bergerak di bidang tambang, ketenagalistrikan, serta sektor perdagangan.
(bt/klikp)


Top