Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.NEW YORK --  Anniesa Hasibuan, seorang desainer Muslim Indonesia, berani mengusung ide busana Muslim di New York Fashion Week (NYFW). Anniesa juga menjadi desainer pertama yang memamerkan koleksi busana-busana Muslim di acara fashion bergengsi ini.

Wanita asal DKI Jakarta itu memamerkan celana, tunik, dan gaun dalam kain mewah dan detil bordir untuk dikenakan bersama jilbab. Anniesa pun menuai banyak tepuk tangan di acara tersebut berkat ide dan kehadirannya sebagai pendatang baru di dunia fashion internasional.

Menurut Anniesa, kesuksesan yang ia capai di NYFWberkat sebuah tim besar yang kuat dan kokoh di belakang dirinya. “Ketika mengalami perbedaan, kita bisa mengatasinya,” ujar Anniesa, lewat akun Instagram-nya, dikutip dari BBC, Sabtu (17/9). "Acara malam terakhir ini adalah lompatan besar ke arah itu,” katanya lagi.

Busana Muslim memiliki penggemar dan pembeli yang mencoba membeli secara tunai. Banyak desainer utama yang bereksperimen dengan pakaian tertutup, seperti baju renang one piece yang kembali pada trend. Desainer Muslim semakin kreatif dengan pakaian islam. Indonesia dipandang sebagai inovator wilyah tersebut untuk pakaian modern.

Beberapa waktu lalu, rumah mode Dolce & Gabbana (D & G) juga meluncurkan lini jilbab dan abaya (jubah) yang membuat publik terkesima. Berbarengan dengan itu, mereka memulai iklan di berbagai media koleksi terbarunya itu lengkap dengan model ayu berkaca mata meriah khas rumah mode asal Italia ini. Bedanya, semua modelnya mengenakan jilbab, bukan kerudung yang asal nyangkut di kepala.

Meski saat ini koleksi mereka hanya dijual terbatas di Timur Tengah, London, dan Paris, fashionista Muslim dan non- Muslim sama-sama menyambut pengumuman D & G dengan penuh suka cita. Koleksi mereka memang kerap dipuji dan ditunggu. Forbes menyebut keputusan D & G untuk bermain di ranah busana Muslim sebagai 'langkah paling cerdas tahun ini'. (ys/rol)


Top