Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com , Padang  -- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Yosmeri menyatakan terumbu karang di perairan laut Sumbar terancam punah, tersisa antara 10 sampai 20 persen yang benar-benar bagus kondisinya.

"Hasil monitoring terumbu karang di perairan laut Sumbar sudah berada pada tahap mengkhawatirkan," kata dia di Padang, Selasa.

Ia menambahkan rusaknya terumbu karang di perairan laut Sumbar, secara umum disebabkan efek gangguang iklim yang terjadi belum lama ini, sehingga sulit diantisipasi sebelumnya. Naiknya suhu air laut menyebabkan terumbu karang memutih atau disebut 'coral bleaching' terjadi pada sebagian besar perairan laut Sumbar.

Selain itu perilaku masyarakat juga berdampak sangat besar terhadap musnahnya terumbu karang tersebut.


"Misalnya wisatawan menginjak terumbu karang, atau sengaja mematahkan terumbu karang untuk berfoto sehingga mengancam kelangsungan hidup biota bawah laut tersebut," kata dia.

Kemudian perilaku nelayan yang tidak mematuhi standar melaut, menangkap ikan dengan menggunakan putas, bahan peledak, dan pukat harimau menyebabkan hancurnya terumbu karang.

"Pola hidup masyarakat membuang sampah sembarangan ke laut, dan ke aliran sungai yang bermuara ke laut telah merusak perkembangan terumbu karang," ujar dia pula.

Untuk mengatasi punahnya terumbu karang ini lanjut dia, DKP Sumbar telah melakukan transplantasi terumbu karang di beberapa pulau di Sumbar seperti Pulau Pieh dan Pulau Sironjong.

"Cakupannya memang tidak luas dikarenakan biayanya sangat besar, namun ini adalah momentum untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar menjaga terumbu karang," katanya.

Selain itu DKP juga bekerjasama dengan beberapa biro perjalanan untuk ikut menyosialisasikan kepada wisatawan agar tidak melakukan kegiatan yang dapat merusak ekosistem bawah laut.

"Kita berharap dengan sosialisai tersebut terumbu karang dapat tumbuh kembali dan terjaga kelestariannya," ujarnya.
(d3)


Top