Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.KAPUAS HULU - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia–Malaysia Batalyon Infanteri (Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif) 312/ Kala Hitam, menerima enam belas pucuk senjata api (senpi) dari masyarakat perbatasan.  Hal ini dikatakan Komandan Satgas Yonif 312/KH melalui Pasi Intel Kapten Inf Wiwin Hariandra usai melaksanakan apel pagi di Kotis Satgas Pamtas Yonif 312/KH, Nanga Badau, Minggu(18/9/2016).

Penyerahan senjata api dilakukan oleh masyarakat di berbagai pos satuan jajaran Satgas Pamtas Yonif 312/KH, dengan sekarela tanpa adanya paksaan. Ini merupakan semakin meningkatnya kesadaran hukum warga perbatasan RI-Malaysia.

“Kami dari Satgas Pamtas selalu memberikan pemahaman dan sosialisasi tentang bahayanya kepemilikan senjata api, agar masyarakat memahami dan menghindari penggunaan senjata api secara illegal yang bisa merugikan jiwa baik diri sendiri maupun orang lain," ujar Kapten Inf Wiwin, Minggu (18/9/2016).

Kapten Inf Wiwin juga mengklaim bahwa komunikasi sosial yang dilakukan prajurit Satgas Pamtas Yonif 312 terbukti semakin hari semakin banyak masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api kepada Satgas Pamtas.

Yang patut menjadikan contoh seorang ibu rumah tangga, Nurdian (39) warga Dusun Sungai Kelik Desa Jasa, Kabupaten Sintang dengan sukarela menyerahkan senjata api jenis penabur/patah kepada Kopda Abdullah anggota Pos Sungai Kelik yang sedang melaksanakan anjangsana di rumah warga lain bernama Daniel.  (nn/okezon)






Top