Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911. JAKARTA – Angin puting beliung menerjang Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Jakarta. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sedikitnya 177 rumah rusak dan dua tiang listrik tumbang akibat bencana pada dini hari tadi. Hal ini dikatakan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis diterima Okezone, Kamis (22/9/2016).

“Kerusakan rumah sebanyak 177 rumah, dengan rincian 28 rumah rusak berat, 149 rusak ringan. Dua unit tiang listrik rubuh, tembok pembatas taman pemakaman umum roboh sepanjang kurang lebih 12 meter,” ujarnya.

Tidak hanya itu, dua tiang repeater atau tower antena milik Kelurahan Pulau Tidung Dishub roboh, 45 pohon tumbang dan satu rumah dinas guru rusak ringan akibat puting beliung.

Sutopo mengatakan, berdasarkan laporan diterima Posko BNPB dari Pusdalops BPBD DKI Jakarta, bencana bermula dari hujan lebat melanda Pulau Tidung tengah malam kemarin. Lalu diikuti angin kencang dengan kecepatan 37,10sampai 49,89 kilometer per jam. “Angin puting beliung bertiup dari dari utara ke selatan Pulau Tidung,” ujar Sutopo.

Sedikitnya 708 jiwa dari 177 kepala keluarga terkena dampak puting beliung. Tak ada korban jiwa dan pengungsian warga.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu bersama Tim Kantor Penanggulangan Bencana setempat telah meninjau langsung lokasi dan kerusakan dampak angin puting beliung. Lalu membuka posko di Kantor Lurah Pulau Tidung.

Untuk menangani bencana itu sudah dikerahkan dikerahkan 49 orang PPSU Kelurahan Pulau Tidung, 45 Satpol PP, 15 personel BPBD, 25 personel Dishubtrans, lima orang dari Sudin Gulkar dan Penyelamatan Kepulauan Seribu serta lima orang dari Dinsos dan tagana.

Bantuan masa panic juga sudah disalurkan seperti makanan lauk siap saji, paket tambahan gizi, mi instan, air mineral, ikan sarden, biscuit, minyak goreng, selimut, kecap, tikar, terpal, kaus dan lainnya. (nn/okezon)


Top