Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Bogor -- Petinggi partai politik yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN) berkumpul di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu malam, 21 September 2016.

Mereka membuat komitmen bersama melawan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

Ketua Umum PPP, M Romahurmuzy, mengungkapkan bahwa Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih diharapkan untuk bergabung dengan empat partai lainnya di luar koalisi pengusung Ahok-Djarot yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Nasdem, Partai Hati Nurani Rakyat.


"Gerindra dan PKS memang kami harapkan bersama-sama (gabung lawan Ahok-Djarot)," kata Rommy.

Dalam pertemuan itu, kata Rommy, dibahas juga simulasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi di dalam konstelasi politik Pilkada DKI Jakarta.

"Pertemuan tadi kondusif dan simulatif. Simulatif akan berbagai kemungkinan. Apakah dua atau tiga pasangan. Kami mensimulasikan itu, siapakah nomor satu dan nomor dua," kata Rommy.

Rommy, juga memunculkan sejumlah nama-nama atau opsi yang akan diusung oleh empat partai di atas. Hanya saja, nama-nama itu masih perlu dikonfirmasi terlebih dahulu, sebelum akan ditetapkan siang ini.

Saat ini, kata Rommy, sambil mengonfirmasi nama-nama calon yang akan diusung untuk menantang Ahok-Djarot, kubunya kini masih mengumpulkan hasil-hasil survei yang masih berjalan. Tujuannya tak lain untuk menampilkan pasangan calon yang tangguh.
(d3/viva)


Top