Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.JAKARTA - Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 9 tentang Pencalonan Kepala Daerah membolehkan terpidana dengan hukuman percobaan tetap boleh mendaftar sebagai calon kepala daerah. Hal ini akan menjadi persoalan yang menyakitkan bagi KPU. Kata pengamat politik dari Universitas Padjajaran Bandung, Muradi saat berbincang dengan Okezone, Senin (19/9/2016).

"Ini akan menjadi sebuah persoalan yang menyakitkan bagi KPU karena itu akan membuat mereka menjadi serba salah karena tuntutan yang diharapkan publik adalah hey sajikan kami orang-orang yang dianggap layak dan mampu untuk menjadi pemimpin di daerah tersebut," ujarnya.

Muradi berpendapat bahwa keikutsertaan orang yang memiliki rekam jejak kriminal atau kejahatan menjadi ancaman bagi demokrasi. "Orang yang secara moral dan etika dianggap gagal dengan melakukan tindak pidana walaupun ringan menurut saya menjadi suatu celah dan ancaman untuk demokrasi," katanya.

Menurut Muradi, ke depan yang terbangun hanya oligarki politik berbasis kalkulasi demokrasi secara normatif. "Pilkada hanya menang-kalah bukan kemudian menyajikan orang yang dianggap punya kemampuan yang diinginkan publik," katanya. (nn/okezon)


Top