Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911. JAKARTA – Resmi Menjabat Wakapolri, Komjen Syafruddin diharapkan bisa segera melangkah untuk membenahi sistem dan mengawasi manajemen di tubuh Polri. Salah satunya adalah mendorong penjabat Polri untuk melaporkan harta kekayaannya. Hal ini dikatakan pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar saat dihubungi Okezone, di Jakarta, Minggu (11/9/2016).

Komjen Syafruddin resmi meninggalkan jabatan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri karena harus menduduki posisi barunya sebagai Wakapolri menggantikan Jenderal Budi Gunawan yang kini menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

"PR (pekerjaan rumah)-nya, melaksanakan sosialisasi kebijakan Kapolri yang mewajibkan setiap pejabat polisi melaporkan kekayaannya," ujarnya.

Bambang mengatakan, tugas selanjutnya adalah Syafruddin beserta Tito Karnavian harus secara rutin mengkoordinir staff atau pejabat teras Polri dengan mengaplikasikan 11 kebijakan utama Kapolri dalam membenahi Korps Bhayangkara.

"Juga mengelola sumber daya atau sarana prasarana operasional dan menyiapkan menyusun tenaga operasional Polri secara efisien dan efektif," pungkasnya.

Sebagai informasi, pengangkatan Syafruddin tertuang melalui Surat Keputusan Nomor 917/IX/2016 yang dipilih melalui hak prerogatif Kapolri. Menurut Tito, seniornya di Akpol memiliki berbagai macam kecakapan yang membuat ia terpilih menjadi Wakapolri, diantaranya operasional komando hingga pejabat administratif. (nn/okezon)


Top