Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com , Jakarta -- Google Indonesia selaku kantor  perwakilan dari Google Asia Pasific Pte Ltd telah mendapatkan izin berusaha di Indonesia. Hal ini disampaiakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

“Kami sudah cek data BKPM bahwa Google Indonesia sudah mendapatkan izin usaha di Indonesia yang dikeluarkan BKPM,” Ungkap Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Tamba Hutapea, Rabu 21 September 2016.

Selama ini, Google Indonesia memang bukan berbentuk badan usaha tetap (BUT). Namun berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak, Google Indonesia telah terdaftar sebagai badan hukum dalam negeri di Kantor Pelayanan Pajak Tanah Abang III.

Statusnya, sebagai Penanaman Modal Asing sejak 15 September 2011. Google Indonesia merupakan agen perwakilan dari Google Asia Pasific Pte Ltd yang bermarkas di Singapura. Berdasarkan Undang-undang Pajak Penghasilan, artinya Google seharusnya berstatus sebagai BUT.

Sebab, Google mengumpulkan pundi-pundi uang dari iklan di Indonesia. Dengan demikian, otoritas pajak pun berhak memajaki perusahaan tersebut, sesuai landasan payung hukum aturan perpajakan di dalam negeri.

Namun, Google Asia Pasific Pte Ltd menolak kewajiban perpajakan Indonesia. Usai surat pemeriksaan terkait kewajiban perpajakan ditolak, otoritas pajak nasional berkomitmen terus mengejar perusahaan multinasional tersebut.

Kendati demikian, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong berharap, DJP selaku regulator mampu menekankan prinsip kehati-hatian dalam mengejar kewajiban perpajakan perusahaan tersebut. Sebab, otoritas investasi khawatir, ini bisa memengaruhi iklim investasi di Indonesia.

“Bagaimana kita bisa adil. Jangan terlalu gencar, jangan juga terlalu lunak. Takutnya kalau kita gebukin terlalu keras, mereka lari ke negara lain. Kami ingin investasi dari semua perusahaan digital tidak terbatas. Tidak hanya Google, tetapi juga Facebook dan Apple,” ungkapnya.
(d3/viva)






Top