Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.PADANG -- Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Barat memastikan pemanggilan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang terkait tindak lanjut penyelesaian laporan masyarakat mengenai penundaan berlarut dalam penerbitan Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP).

“Ada masyarakat yang melapor sudah setahun lebih datanya direkam, namun sampai hari ini E-KTP belum dicetak. Apa permasalahan di Disdukcapil sebenarnya. Lalu seperti apa langkah penyelesaiannya,” ungkap Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Yunafri, Kamis 1 September 2016.

Yunafri menjelaskan, langkah memanggil Kepala Disdukcapil Padang juga dilakukan menindaklanjuti pemberitaan di media yang memberitakan masih banyaknya masyarakat Kota Padang yang ternyata belum mendapat E-KTP dengan waktu bervariasi, meski data identitasnya sudah direkam.

“Dalam pertemuan nanti, kami meminta Kepala Disdukcapil Kota Padang untuk membawa dokumen yang berkaitan dengan laporan masyarakat itu. Sekaligus data jumlah warga yang telah merekam data, namun E-KTP nya belum diterbitkan,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat, Adel Wahidi mengatakan, surat pemanggilan untuk Kepala Disdukcapil telah selesai diketik. Jum’at 2 September surat akan dikirim ke kantor bersangkutan.

“Pemanggilan dijadwalkan Selasa 6 September 2016. Sebenarnya lamanya penerbitan E-KTP ini sudah dikeluhkan banyak pihak, namun sedikit yang melapor ke Ombudsman. Dengan adanya laporan masyarakat, kita akan segera meminta Disdukcapil untuk menjelaskan,” sambung Adel Wahidi.

Sebelumnya, pada 30 Agustus 2016, salah seorang warga Kelurahan Kuranji bernama Noflinda (34 tahun) mengaku kesal ketika hendak mengambil E-KTP di Kecamatan karena KTP-nya belum juga selesai. Padahal perekaman data dan syarat permohonan telah dilengkapi semenjak setahun lalu.(ys/klikp)


Top