Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.JAKARTA - Proses hukum terhadap sembilan tersangka kasus penipuan terhadap 177 calon haji (calhaj) asal Indonesia yang diberangkatkan dari Filipina, saat ini tengah dilakukan. Hal ini dikatakan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Mabes Polri Brigjen Agus Andrianto, Senin (19/9/2016).

"Sekarang masih proses (sembilan tersangka)," ujar Agus Abdrianto saat dikonfirmasi Okezone.

Namun, Agus tidak menjelaskan secara rinci proses hukum yang akan dijalani sembilan tersangka tersebut. Menurut Agus sembilan tersangka tersebut saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan.

Atas perbuatannya kesembilan tersangka akan dijerat dengan Pasal 62 UU Perlindungan Konsumen No 8 tahun 1999, Pasal 64 dan 63 UU Penyelenggaraan Ibadah Haji No 13 tahun 2008, dan Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sementara itu, diduga terdapat 700 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berhasil lolos ke Arab Saudi untuk menjadi jamaah haji dari Filipina. Dari 700 WNI tersebut, kata Agus, mereka akan diperiksa dokumen serta kelengkapannya di Asrama Haji Pondok Gede.

"‎Kesepakatan di Manila tidak diperiksa, tapi dikelompokkan saja. Kami bantu pemulangan dan diberi waktu dua hari untuk diperiksa di Asrama Haji Pondok Gede," ungkap Agus.  (nn/okezon)


Top