Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.BENGKULU – Lima titik jalan lintas barat (Jalinbar) yang menghubungkan Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu menuju Padang, Sumatera Barat, mulai terkena abrasi air laut. Abrasi itu terdapat Kecamatan Lais, Kecamatan Ketahun, Kecamatan Putri Hijau.

Untuk di Kecamatan Lais, terdapat di Desa Air Padang, yang mana jalinbar mulai terkikis air laut. Kemudian di Kecamatan Ketahun di Desa Sabu, Batik Nau, Urai, dengan kondisi jalinbar sudah mulai terjun ke dalam jurang.

Selanjutnya, di Kecamatan Putri Hijau terdapat di Desa Air Muring, dengan kondisi jalinbar mulai mengenai pemukiman warga dan nyaris memakan badan jalan.

“Yang terparah di Desa Sabu. Jalinbar sudah terjun ke dalam jurang air laut,'' kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Utara, Made Astawa, Rabu (14/9/2016).

Sedangkan untuk empat titik jalinbar di Desa Air Padang, Batik Nau, Urai, Air Muring, jalinbar masih bisa dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua dari dua arah berlawanan.

Namun, kata Astawa, di Desa Sabu jalinbar hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat. Sebab, separuh aspal sudah mulai terjun ke dalam jurang air laut. Selain itu, di jalinbar itu tidak memiliki jalan alternatif sehingga harus segera ditangani.

Saat ini, BPBD telah melaporkan masalah tersebut ke Bupati Bengkulu Utara dan instansi terkait atas abrasi yang menerjang jalinbar tersebut.

(bt/okz)


Top