Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


Suryanews911.com, Serang - Pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte membuahkan hasil posistif bagi indonesia, Sebab, kuota haji Indonesia akan mengalami penambahan setelah disepakatinya kuota haji Filipina yang tak terpakai akan digunakan Indonesia.

"Presiden Duterte mempersilakan. Tapi ini prosedurnya yang akan kita benahi, jangan sampai kaya yang sudah-sudah, pakai paspor palsu. Ini yang menyebabkan ruwet di situ," kata Jokowi seperti dilansir lipuytan6.

Jokowi mengaku pemerintah sedang fokus menyelesaikan kasus WNI yang telanjur berangkat haji dengan paspor Filipina. "Akan kita selesaikan sebaik-baiknya antara pemerintah Indonesia dan Filipina, karena mereka ini korban juga," ujarnya.

Guna memperlancar semuanya, Presiden mengaku juga telah menyampaikan permintaan tambahan kuota haji kepada Arab Saudi dari sisa jumlah jamaah haji yang tak terpakai dari Singapura dan Jepang.
sumber : liputan6

"Kita sudah berbicara dengan Prince Mohammed dari Saudi Arabia waktu di Hangzhou, bahwa kita ingin meminta tambahan kuota haji dan Beliau sudah menyampaikan akan ditambah," kata Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga meminta pemerintah Arab Saudi memperbolehkan Indonesia memakai kuota haji dari beberapa negara tetangga yang tak terpakai. Sehingga tidak ada lagi kasus haji ilegal yang terjadi saat ini.

"Saya juga sampaikan tambahan itu juga bisa ditambah lagi dengan kuota yang diberikan Filipina, Singapura, Jepang, yang tidak terpakai, akan kita pakai semuanya," jelas Presiden


Top