Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.KASONGAN - Sebuah perahu klotok yang mengangkut 16 orang pelajar SMA asal Desa Handiwung Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan, Kalteng karam di Sungai Katingan, Sabtu (3/9/2016).

Beruntung seluruh pelajar SMA Negeri 1 Petak Bahandang itu selamat tanpa mengalami cidera.

Informasinya, pelajar yang terdiri dari delapan orang perempuan dan delapan laki-laki, warga Desa Handiwung Kecamatan Tasik Payawan, bermaksud berangkat sekolah di Petak Bahandang.

Namun ketika di tengah sungai tiba tiba kelotok mengalami kebocoran dan karam.
Beruntung, tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) tengah melintas sebuah kapal penjual beras keliling ya g dinahkodai Darniansyah warga Desa Mendawai Kecamatan Mendawai.

"Kejadian itu sekitar satu kilometer dari Desa Petak Bahandang arah Kasongan," sebut Darniansyah menceritakan di sekitar sungai, Sabtu (3/9/2016).

Menurutnya, saat itu kelotok yang tenggelam berjarak sekitar 300 meter dengan kapal miliknya. "Saat saya melihat klotok mereka tenggelam, saya langsung menghampiri dan menyelamatkan mereka," kata Darniansyah.

Darniansyah mengatakan kelotok bermesin diesel itu dioperasikan sendiri oleh para pelajar. "Saat saya tanya, kata mereka klotok itu mengalami bocor dekat as roda karena kayunya sudah lapuk,".

 Darniansyah menceritakan, saat itu rombongan perahu kelotok para pelajar ini sedang melaju ke arah hulu Sungai Katingan. Belum sampai tepi untuk berlabuh, perahu itupun langsung karam.

"Untungnya tidak ada yang hanyut atau meninggal sebab mereka semua bisa berenang. Hanya saja tas dan buku-buku semuanya basah," jelasnya.

Meskipun belum jelas apakah perahu mesin itu milik pemerintah atau punya pribadi, Darniansyah berharap adanya perhatian fasilitas transportasi para pelajar ini.

"Setahu saya, ada dua kelotok yang biasa dipakai para siswa ini bersekolah di Petak Bahandang. Satu khusus untuk pelajar SMP, dan satunya siswa SMA," tandasnya. (ys/okzn)  
 


Top