Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.Jakarta -- Isu adanya  transaksi tidak wajar yang dilakukan salah satu direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Singapura yang berhembus dari kubu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) direspons cepat oleh pemerintah.

 Kementerian BUMN mendesak agar KPK segera mengungkapkan direksi yang dimaksudkan tersebut.

"Tentu kami akan sangat menghargai KPK apabila mengungkapkan, secara terbuka nama atau nama-nama Direktur atau Dirut BUMN yang dicurigai KPK," terang Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi, dan Jasa Lain Kementerian BUMN Gatot Trihargo melalui pesan singkat kepada Media Indonesia, Jumat (17/9).

 Kabar adanya transaksi mencurigakan itu telah menyebar kepada publik sejak pertengahan pekan. Kendati hingga saat ini KPK belum membeberkan siapa saja pejabat yang terkait. (ys/mi)

DESAS-DESUS adanya transaksi tidak wajar yang dilakukan salah satu direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Singapura yang berhembus dari kubu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) direspons cepat oleh pemerintah.
Kementerian BUMN mendesak agar KPK segera mengungkapkan direksi yang dimaksudkan tersebut.
"Tentu kami akan sangat menghargai KPK apabila mengungkapkan, secara terbuka nama atau nama-nama Direktur atau Dirut BUMN yang dicurigai KPK," terang Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi, dan Jasa Lain Kementerian BUMN Gatot Trihargo melalui pesan singkat kepada Media Indonesia, Jumat (17/9).
Kabar adanya transaksi mencurigakan itu telah menyebar kepada publik sejak pertengahan pekan. Kendati hingga saat ini KPK belum membeberkan siapa saja pejabat yang terkait. (OL-5)
- See more at: http://mediaindonesia.com/news/read/67373/kementerian-bumn-desak-kpk-ungkap-direksi-terlibat-korupsi/2016-09-17#sthash.X0bEcc35.dpuf
DESAS-DESUS adanya transaksi tidak wajar yang dilakukan salah satu direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Singapura yang berhembus dari kubu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) direspons cepat oleh pemerintah.
Kementerian BUMN mendesak agar KPK segera mengungkapkan direksi yang dimaksudkan tersebut.
"Tentu kami akan sangat menghargai KPK apabila mengungkapkan, secara terbuka nama atau nama-nama Direktur atau Dirut BUMN yang dicurigai KPK," terang Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi, dan Jasa Lain Kementerian BUMN Gatot Trihargo melalui pesan singkat kepada Media Indonesia, Jumat (17/9).
Kabar adanya transaksi mencurigakan itu telah menyebar kepada publik sejak pertengahan pekan. Kendati hingga saat ini KPK belum membeberkan siapa saja pejabat yang terkait. (OL-5)
- See more at: http://mediaindonesia.com/news/read/67373/kementerian-bumn-desak-kpk-ungkap-direksi-terlibat-korupsi/2016-09-17#sthash.X0bEcc35.dpuf


Top