Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.JAKARTA -- Semua pihak dilarang untuk mengekspos identitas anak dibawah umur korban kasus prostitusi gay. Begitu juga dengan keluarga dari puluhan anak yang telah menjadi korban jaringan haram tersebut. Hal ini dikatakan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Niam, Asrorun kepada Republika.co.id, Jumat (1/9).


Nggak-nggak, kalau korbannya jangan diekspos. Termasuk keluarganya kalau bisa jangan, karena dengan mengekspos keluarganya kan nanti identitas anak bisa terbuka juga,” ujarnya.

Asrorun juga mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian karena bisa mengungkap kasus yang pertama kalinya terjadi di Indonesia ini. “Mewakili anak-anak Indonesia, pengungkapan ini sebagai mekanisme pencegahan anak-anak agar tidak terus terpapar orintasi seks menyimpang,” kata dia.


Seperti diketahui, tim dari Mabes Polri berhasil menangkap AR yang merupakan pelaku perdagangan anak di bawah umur kepada kaum gay di sebual hotel di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Selasa (30/8) kemarin. Bersama AR, polisi juga mengamankan tujuh anak di bawah umur yang akan dijual ke kaum homo. (nn/rol)


Top