Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911. PEKANBARU – Penemuan sabu dan bong (alat isap sabu) di Kantor DPRD Riau, polisi diminta untuk mengusut tuntas temuan narkoba di Kantor DPRD lantai III tersebut. Hal ini dikatakan Ketua Komisi B DPRD Riau Marwan Yohanes, kepada Okezone, Jumat kemarin.

"Kasus ini harus diusut tuntas. Harus dicari tahu siapa sebenarnya pelaku yang menyalahgunakan gedung rakyat itu," ucap Yohanes.

Yohanes juga menyarankan agar Badan Narkotika Nasional (BNN) juga membantu pengusutan penemuan narkoba tersebut.

"Bila perlu semua di tes urine. Jadi saya sangat setuju bila dilakukan tes urine dan saya sudah siap," tandasnya.

Marwan berujar bahwa masuknya narkoba ke kantor dewan karena lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh petugas.

Sementara itu, hal serupa juga diserukan Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy. "Saya setuju BNN terlibat dalam pengusutan kasus ini. Pegawai, petugas keamanan termasuk anggota dewan perlu di tes urine," kata Noviwaldy.

Diketahui sebelumnya bahwa Polresta Pekanbaru melakukan pengerebekan di Kantor DPRD Riau pada Rabu, 14 September 2016. Hasilnya, ditemukan sejumlah sisa sabu dan bong. (nn/okezon)


Top