Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian berang betul atas kasus yang menimpa Direktur Narkoba Polda Bali, Kombes Pol Franky Haryanto Parapat. Pekan ini,  Kombes Pol Franky Haryanto Parapat dipastikan akan dicopot dari jabatannya. Hal ini dikatakan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Jumat (23/9/2016).

"Kalau saya tidak salah minggu ini," tegas Kapolri di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Nomor 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Namun, Tito enggan menyebutkan hasil pemeriksaan dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri apakah pelanggaran yang dilakukan oleh Kombes Franky bersifat etik atau pidana.

"Tergantung kalau dia melanggar etik ya kode etik. Kalau dia ada pelanggaran hukum ya pelanggaran hukum," ucap mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Seperti diketahui, sebelumnya, Kombes Franky diperiksa anggota Propam karena diduga melakukan pemerasan terhadap tujuh kasus narkoba yang nilainya di bawah 0,5 gram. Franky juga meminta uang Rp100 juta kepada pengedar narkoba tersebut. Selain itu dia juga diduga terlibat dalam kasus pemotongan anggaran DIPA 2016 dengan barang bukti Rp50 juta di brankas. (nn/okezon)


Top