Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.BUKITTINGGI –   Saat melakukan pertemuan dengan bupati dan walikota serta tokoh masyarakat Sumbar di Istana Bung Hatta Bukittinggi, Wapres Jusuf Kalla (JK) menyebut, saat ini dunia kurang senyum akibat banyaknya permasalahan yang terjadi pada setiap negara.

“Di tahun-tahun ini kita kurang senyum. Kalau anda lihat di TV, yang ada hanya konflik politik, hukum, teroris, radikalisme. Kalau berbicara ekonomi, harga yang turun, banyak pengangguran dan juga turunnya pendapatan, macam-macam. Itu terjadi hampir di seluruh bagian dunia,” ujar JK Senin 5 September 2016.

Menurut JK, situasi ini terjadi karena dunia saling berhubungan, dan tidak ada yang berdiri berdiri sendiri. “Begitu ekonomi China turun, maka harga-harga turun. Akibatnya, pendapatan turun. Akibat pendapatan turun, pajak turun. Begitu pajak turun anggaran turun. Begitu anggaran turun ya belanja turun. Gitu aja uraian. Kita tidak bisa memaksa diri,” kata JK.

Seperti contoh,  Negara Venezuela yang merupakan negara super kaya yang memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, bahkan lebih besar dari Saudi Arabia, kini jatuh miskin. JK menganalisa, Venezuela jatuh miskin karena terlalu boros dan salah kebijakan.

“Dia (Venezuele) punya kekayaan, tapi boros. Harga minyak modal 10 ribu dia jual 1.500. Subsidi begitu hebat, dia jual murah minyaknya ke negara lain. Kesulitan ekonomi saat ini juga terjadi di Brazil, Afrika Selatan dan yang lainnya. Tapi saya yakin kita bisa lebih baik dari negara itu,” ungkap JK optimis.

JK melanjutkan, untuk menjadi negara kaya tidak bermodalkan sumber daya alam (sda), tapi harus bermodal sumber daya manusia (sdm). "Contoh, Jepang dan Korea tak punya tambang dan minyak gas, tapi punya sdm,” contoh JK.
(bt/KlikP)


Top