Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.InfoSehat-- Asma merupakan penyakit peradangan kronik pada saluran pernapasan paru. Asma tidak dapat disembuhkan, namun dapat dicegah dengan menghindari pemicunya. Saat serangan terjadi, penderita asma biasanya akan mengeluh sesak, batuk, mengi, atau nyeri dada. Apabila asma berat tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan kematian.

Diketahui ada enam hal yang sering menyebabkan serangan asma ini. Apa sajakah? Berikut pejelasan dari dr. Dina Kusumawardhani.

Apa saja yang dapat memicu serangan asma?

Asap rokok

Asap rokok tidak baik bagi semua orang, apalagi untuk penderita asma. Bila Anda perokok yang memiliki asma, sebaiknya segera berhenti dari kebiasaan tersebut.

Tungau debu

Tungau debu merupakan pemicu asma dan alergi lainnya yang paling sering. Tungau debu berukuran sangat kecil dan banyak ditemukan di lingkungan sekitar, terutama di tempat tidur, karpet, sofa, kelambu, dan sebagainya.

Polusi udara

Polusi udara dapat memperparah gejala asma, terutama asap kendaraan, asap hasil pembakaran, dan asap rokok. Asap tidak menyebabkan reaksi alergi, namun memicu serangan asma dengan mengiritasi saluran napas.

Infeksi virus

Infeksi virus seperti influenza/common cold sering kali memicu serangan asma pada penderita asma. Untuk mencegahnya, sebaiknya penderita asma melakukan vaksin influenza setiap tahunnya.

Makanan

Makanan seperti kacang, telur, ikan, atau zat pengawet/pewarna dapat memicu serangan asma pada orang yang alergi terhadap makanan tersebut.

Binatang

Bulu binatang sering kali memicu serangan asma. Jika Anda tetap ingin memelihara binatang, pastikan peliharaan Anda dimandikan setiap minggu dan disimpan di luar rumah. Selain itu, jangan lupa untuk rutin menyedot bulu binatang di karpet, lantai, dan tempat tidur setiap hari.
 
Penting sekali bagi penderita asma untuk mengetahui apa saja yang bisa memicu kekambuhan sehingga dapat menghindarinya. Bila terjadi serangan, segeralah konsumsi obat rutin Anda. Bila keluhan tidak membaik atau dirasa berat, sebaiknya langsung dibawa ke unit gawat darurat terdekat untuk mendapatkan penanganan secepatnya. (nn/okezon)


Top