Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.Wellington - Gempa bumi berkekuatan 7,1 Skala Richter (SR) mengguncang lepas pantai Selandia Baru. Warga dievakuasi karena gempa ini berpotensi tsunami.

Dilansir AFP, Jumat (2/9/2016) pusat gempa cukup dangkal. The United States Geological Survey (USGS) menyebut gempa berpusat 30 km di bawah permukaan bumi, sekitar 167 km dari kota utama terdekat, Gisborne, yang memiliki populasi sekitar 45.000 jiwa.

Pemerintah setempat pun mengeluarkan peringatan karena gempa ini berpotensi tsunami. Ini setelah dilihat adanya gelombang 30 cm yang dihasilkan dekat East Cape sekitar 90 menit setelah gempa.

"Aktivitas tsunami pertama telah tiba. Aktivitas Tsunami akan berlanjut selama beberapa jam," kata pernyataan Kementerian Pertahanan Sipil dan Manajemen Darurat Selandia Baru (NCDEM).

Radio Selandia Baru melaporkan, penduduk di wilayah pesisir kawasan East Cape disarankan para pejabat untuk dievakuasi. Pusat manajemen darurat juga telah diaktifkan pemerintah.

Gempa ini terjadi Jumat pagi sekitar pukul 04.37 waktu setempat. Belum ada laporan lebih jauh mengenai kerusakan atau korban akibat gempa. Warga diminta menjauhi pantai. (ys/dtk)



Top