Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911. Jakarta.—Negara kita tidak lagi negara hukum, ini negara preman ujar Fahri Hamzah, wakil Ketua DPR RI di ILC ( Indonesia Lowywr Club ) dengan tema Irman Gusman Berdagang Pengaruh, malam tadi Selasa 20/9/2016.
“Masa klien tidak boleh didampingi. Apakah tidak mengerti dengan konstitusi kita yang didalamnya ada pasal2 tentang HAM.   Kan gila, seorang pejabat tinggi negara digiring ke KPK tengah malam tanpa pendamping dan diinterogasi sampai pagi” lanjut Fahri lantang diikuti tepuk tangan para hadirin.
“Teman Ahok bukak konter di mall, Ahok mau maju terima uang 30 M, ada reklamasi, sumber waras kenapa tidak diproses, bukankah 2 alat bukti sudah ada” ujar Fahri menantang
Fahri menjelaskan bahwa ini bukan hukum murni tapi ini adalah pertarungan politik, pertarungan opini.  "Kita akan selalu kalah karena ada mafia yang bekerja dibelakang mereka mulai dari perusahaan besar, LSM dan NGO yang dapat aliran dana yang akan memuji kerja mereka dan tidak ada kritik untuk mereka" lanjutnya.

Dengan lugas, garang, dan blak-blakan, mantan aktivis mahasiswa ini membeberkan borok-borok KPK yang hanya omong kosong memberantas korupsi. “Sebentar lagi kita saling makan dan saling bunuh. Yang ketawa hari ini karena anda belum jadi korban saja”. ujarnya. (ch/tvone)


Top