Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.JAKARTA - Pembebasan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf mendapat apresiasi dari Anggota Komisi I DPR, Saifullah Tamliha.

Bahkan, otoritas Filipina juga akan membebaskan satu WNI lain dan akan diserahkan hari ini.

"Di UUD 1945, kewajiban negara untuk melindungi segenap tumpah darah rakyatnya, baik di dalam maupun luar negeri," ujar Tamliha saat berbincang dengan Okezone, Senin (19/9/2016).

Tamliha meminta pemerintah jujur jika memang menebus WNI yang disandera Abu Sayyaf. Ia menilai pembayaran uang tebusan sebagai hal yang wajar dan bentuk pertanggungjawaban negara terhadap warganya.

P olitikus PPP itu mendorong agar kerjasama trilateral antara Indonesia, Malaysia dan Filipina segera direalisasikan. Hal tersebut untuk mencegah terulangnya insiden penyanderaan oleh kelompok Abu Sayyaf.

"Tapi yang akan datang dibuat regulasi, kapal yang melintas harus dikawal oleh AL. Perlu kerjasama dengan Filipina," tandasnya. (nn/okezon)


Top