Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.YOGYAKARTA – Terkait Kabar mengenai batas akhir pelayanan perekaman data untuk Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) pada 30 September 2016 mendatang membuat masyarakat memadati Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), salah satunya terjadi di Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Tidak sedikit warga rela antri untuk mengambil nomor urut saat masih dini hari. "Antre saja jam tiga pagi untuk mencatat nama ke penjaga gedung, nanti akan diberi nomor antrean secara manual dulu. Nanti jam 7 pagi datang lagi untuk mengambil nomor antrean yang sudah diambilkan dari mesin oleh penjaganya," ujar Ahmadi (41), warga Melikan, Bantul.

Sementara, Kepala Disdukcapil Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati mengatakan, setiap data antrean yang masuk ke Disdukcapil Bantul akan didata dan diterapkan sistem kuota.

“Misalnya hari ini dibatasi sampai nomor antrian 500, dilayani dari pukul 7 pagi sampai 6 sore. Apabila ada yang mendapat nomor antrian di atas nomor 500 harus datang keesokan harinya,” ujar Fenty.

Fenty menambahkan, Disdukcapil Kabupaten Bantul sempat memberikan kuota hingga 800 nomor antrean.  “Tapi ternyata yang datang hanya 400 orang, 400 lainnya hanya mengambil nomor dan tidak jadi datang, biasanya mengambil nomor antrean lagi di pagi hari selanjutnya agar dapat nomor antrean yang lebih awal," tambahnya.
(bt/okz)


Top