Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.PESSEL - Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Painan telah dihentikan untuk sementara. Belum jelas kapan pembangunan gedung itu dilanjutkan, dan rencana pemerintah untuk mulai mengoperasikannya pada tahun 2017 mendatang juga terancam mundur.

"Bangunan dengan luas 12 ribu meter itu belum dilengkapi amdal (analisis mengenai dampak lingkungan), dan persoalan ini yang membuatnya dihentikan," ungkap Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD di Painan, Selasa 13 September 2016.

Beberapa tudingan dibantah Hendrajon, isu yang berkembang di masyarakat yang menilai penghentian itu terkait dengan kepentingan pribadi dirinya. "Secara pribadi, saya tidak ada niat menghentikan pembangunan itu dan penghentian itu juga bukan karena kehendak saya pribadi, tapi memang karena amdal-nya tidak ada. Mengenai isu itu, sebelum memvonis alangkah baiknya dilihat dulu permasalahannya apa," jelasnya.

Menurut informasi, pembangunan RSUD dengan anggaran sebesar Rp96 miliar itu berasal dari pinjaman Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dan bunganya telah dibayar sebanyak dua periode. Pihak Pemerintah Daerah Pessel juga telah menghentikan cicilan itu, dan akan kembali melanjutkannya setelah amdal selesai diurus.

"Terkait hal ini semua pihak harus memahami bahwa saya tidak menghalangi pembangunan rumah sakit, yang menjadi penghalang karena tidak ada amdal," tutupnya.

RSUD Painan ini mulai dibangun pada Mei 2016 di kawasan Bukit Kabuntaranak, Kenagarian Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan-Sumbar. Sebulan berikutnya muncul permasalahan, yang ternyata belum dilengkapi amdal.
(bt/klikp)


Top