Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com, Padang -- Ikatan Mahasiswa Pasaman Barat (IMAPASBAR) Kota Padang kembali menghelat upacara pelantikan pengurus baru periode 2016-2017. Organisasi Mahasiswa Pasaman Barat yang berdiri tanggal 21 Maret 2004 ini merupakan salah satu pendobrak pemekaran Kabupaten Pasaman Barat. Acara yang diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan Kota Padang tersebut dihadiri oleh Bupati Pasaman Barat, Drs.H. Syahiran, MM beserta Ibu dan beberapa orang pejabat eselon II di lingkungan SKPD Kabupaten Pasaman Barat. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat, Fetris Oktri Hardi dan beberapa orang tokoh masyarakat Pasaman Barat di Kota Padang. Selain itu, kehadiran beberapa orang tokoh senior IMAPASBAR cukup menarik perhatian hadirin.

Sebelumnya, melalui Musyawarah Besar yang diselenggarakan IMAPASBAR Kota Padang telah terpilih Rasihan Anwar mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang yang berkampung di Siduampan Ranah Batahan sebagai Ketua Umum lewat pemilihan langsung yang demokratis. Dari 6000 orang Mahasiswa Pasaman Barat di Kota Padang, Mubes tersebut dihadiri lebih dari 1000 orang mahasiswa dari berbagai daerah se Pasaman Barat dan berbagai kampus di kota Padang.


"Saya akan memperbaiki pola kerja organisasi IMAPASBAR ini agar lebih baik lagi," ujar Rasihan kepada media ini pada saat jelang persiapan acara Pelantikan Pengurus IMAPASBAR. "Saya melihat kekuatan yang dahsyat dimiliki IMAPASBAR. Bukan hanya dari segi kuantitas tetapi juga kualitas. Tak dipungkiri, pada beberapa perguruan tinggi, Mahasiswa Pasaman Barat selalu saja dapat menempati posisi kunci dalam ranah kegiatan kemahasiswaan seperti di BEM ataupun juga di UKM. Belum lagi yang bergiat di ruang kreasi itu cukup banyak dan diperhitungkan," tambahnya.

Untuk membantu mewujudkan visi dan misinya, Rasihan tidak main-main. Ia telah melakukan seleksi dan memilih anggota IMAPASBAR dari sebelas Komisariat yang tersebar di beberapa perguruan tinggi se-Kota Padang. Sebagai Sekretaris Umum ia mengangkat Andrean Saputra dan Rohima Hayati di posisi Bendahara Umum. Perangkat kepengurusan dipilih dengan mengakomodir lintas suku dan nagari di Pasaman Barat. Sebisa mungkin ia memberi kesempatan kepada anggota untuk ikut aktif membesarkan dan menggerakkan organisasi itu.

Seusai melantik seluruh pengurus, Syahiran berpesan dan memberikan arahan kepada IMAPASBAR agar selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan. "Saya bahagia hadir di tengah-tengah adik-adik ini. Tadi sempat saya mendengar di samping kiri dan kanan saya perbincangan dalam bahasa Minang, Mandailing dan Jawa. Indah sekali. Alangkah kayanya kita sebetulnya akan kearifan lokal. Saya menginginkan IMAPASBAR bisa seiya dengan Pemerintah Pasaman Barat dalam menjaga ikatan tali tigo sapilin yang erat menjadi ruh pembangunan Pasaman Barat lima tahun ke depan," kata Bupati yang merayakan ulangtahun ke 63 tahun pada 9 September lalu itu dengan sembringah. "Adik-adik ini masa depan Pasaman Barat. Mereka ini pemegang estafet kepemimpin di Pasaman Barat 10 atau 20 tahun mendatang. Sebab itu giatlah belajar. Berorganisasilah. Dinamika berorganisasi itu bakal membentuk kalian menjadi pribadi nan kuat lahir dan bathin menjadi generasi pendobrak dan pembangun," tambahnya lagi.

Soal disiplin pun ia singgung. Nampaknya, Bupati yang juga tamatan dari APDN ini menekankan benar arti disiplin bagi Mahasiswa Pasaman Barat. "Sebagai umat Muslim, disiplin semestinya harus menjadi gaya hidup. Sebab itu mulai dini biasakan disiplin dalam tiap kegiatan sehari-hari," ujarnya.

Acara ini pun dimeriahkan dengan penampilan tari dari Mahasiswi-mahasiswi Pasaman Barat dan ditutup dengan pembacaan puisi berjudul "Sangkabulan" dan "Menjual Salak Sampai ke Seberang" karya Denni Meilizon.

(Denni Meilizon)





Top