Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.PASBAR - Kepala Bidang Operasi Satpol PP Pasaman Barat-Sumbar Yuhasdi mengungkapkan, tujuh dari sembilan tempat hiburan karaoke di Pasaman Barat belum mengantongi izin operasional. Yuhasdi mengaku tidak mengetahui kapan persisnya ketujuh tempat hiburan itu mulai beroperasi.

Tak mau merinci nama-nama  tempat hiburan karaoke yang tak berizin tersebut.  Tapi ia sedikit membocorkan, tujuh tempat hiburan karaoke itu tersebar di tiga kecamatan di Pasaman Barat, yakni di Kecamatan Kinali, Kecamatan Luhak Nan Duo, serta Kecamatan Pasaman.

"Saat ini Kami sedang melakukan pendekatan preventif  kepada pemilik tempat hiburan. Kami akan surati ketujuh pemilik hiburan karaoke itu, supaya mengurus semua berkas perizinan," kata Yuhasdi, Senin 5 September 2016.

Yuhadi menegaskan, sebelum mengantongi izin, tempat karaoke itu dilarang untuk beraktivitas. Tidak dijelaskan berapa limit waktu pengurusan izin tersebut. Hanya saja, bagi pemilik tempat hiburan yang tetap bandel dan tidak mengurus perizinan, akan diberi sanksi, mulai dari penyegelan hingga sanksi terberat penutupan lokasi.

"Sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 71 tahun 2012 tentang izin karoke, kafe dan biliard, sebelum mengelola tempat hiburan, masyarakat mesti mengantongi izin terlebih dahulu," jelas Yuhasdi.

Sementara itu, Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Pasaman Barat, Nelita mengatakan, tempat hiburan karaoke yang telah mengantongi izin di Pasaman Barat baru dua tempat yakni Kafe dan Resto Nuansa Keluarga, di Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman dan Kafe Beti di Jambak Kecamatan Pasaman.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelaku usaha, sebelum beroperasi silahkan urus perizinannya dulu dikantor BPMP2T yang beralamat di Komplek Perkantoran Simpang Ampek. Sebelum dirazia petugas lebih baik lengkapi perizinannya.
(bt/KlikP)


Top