Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tak menyangkal jika keberadaan pusat kontrol terpadu Bandung Command Center (BCC) belum berjalan maksimal.

Oleh karena itu, dia berharap semua fasilitas BCC bisa dimanfaatkan pihak Kepolisian sebagai bagian meningkatkan pelayanan keamanan.

Bahkan dia mengaku, gagasan sinkronisasi perangkat telekomunikasi dan informatika milik Polri dan Pemkot Bandung telah disampaikan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Ini belum optimal karena sistem dari kepolisiannya kan baru disinergikan. Grand launching nanti menunggu tim dari kepolisian melakukan penempatan SDM-nya. Tapi gagasan ini sudah sampai ke Pak Kapolri sehingga insya Allah Pak Kapolri akan berkunjung ke sini," ujar pria yang kerap disapa Emil ini di Balai Kota Bandung, Jumat (5/8/2016).

Emil menjelaskan sinergitas antara Polda Jabar dengan Pemkot Bandung telah dimulai sejak 1 Agustus 2016 lalu. Nantinya, lanjut dia, personel Polda Jabar akan menjadi bagian di tim BCC untuk memantau kondusifitas wilayah.

"Minggu depan mulai rapat koordinasi SDM-nya dengan polrestabes dengan bimbingan dari Polda. Sehingga dengan begitu (BCC)ini betul-betul berfungsi seperti yang kita harapkan," ujar Emil. Dia pun bersedia menghibahkan aplikasi Panic Button untuk diterapkan di seluruh wilayah Jawa Barat.

"Sebenarnya sistem ini sudah siap diaplikasikan sampai se-Jabar, jadi tinggal tim dari staf Kapolda dihadirkan di sini, ini sudah bisa jalan sehingga mimpi dari kami setiap warga Jabar punya punya aplikasi ini di handphone-nya," tambah Emil.
(bt/kompas)


Top