Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.Jakarta - Waketum PD Syarif Hasan menegaskan partainya tak akan mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilgub DKI 2017. Ketua Departemen Polhukam DPP PD Ruhut Sitompul tak percaya dengan pernyataan Syarif.

"Aku terakhir sama Pak SBY seminggu lalu aku tanya 'Pak jadi siapa DKI-1?', 'sabar saja Pak nanti ada waktunya', kata beliau," ujar Ruhut di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/8/2016).

Ruhut berpikir mungkin saja Syarif juga punya tokoh lain yang didukungnya secara pribadi. Sehingga menyebut PD tak dukung Ahok. "Bisa saja, itu hak demokratis beliau. Tapi hormati juga dong hak saya dukung Ahok," ucap Ruhut.

Dia mengaku tak takut dijatuhi sanksi apabila tetap mendukung Ahok. Menurutnya SBY sebagai ketum bersikap demokratis dan menghargai perbedaan pendapat.

Ruhut lalu menjelaskan alasan dirinya mendukung Ahok. Salah satunya adalah karena PD belum ada tokoh internal sekaliber Ahok.

"Kenapa aku dukung Ahok, Ahok itu independen. Kami pernah punya cagub pak Foke (Fauzi Bowo) setelah itu kalah, gubernurnya pak Jokowi dari PDIP. Sebelum Pilgub, Demokrat kursinya 33, sekarang tinggal 10. PDIP sekarang punya 28 setelah Pak Jokowi jadi gubernur, lalu wakilnya inget loh Gerindra. Sekarang Gerindra ada 14. Kami dari 33 jadi 10," kata Ruhut.
(bt/detik)


Top