Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta DPR untuk tidak terlalu banyak membuat undang-undang. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi tumpang-tindih regulasi yang menghambat investasi.

Jokowi mengatakan 5 UU yang berkualitas lebih baik daripada 40 UU. Ketua DPR, Ade Komarudin mengaku paham atas maksud Presiden Jokowi.

"Kesannya itu, bila perlu 5 UU. Yang penting kualitasnya. Karena pemerintah juga cukup sibuk membuat turunan dari UU itu," ujar Ade Komarudin usai rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Senin (29/8/2016).

Pria yang akrab disapa Akom ini menambahkan bahwa sebetulnya, UU yang dibuat oleh DPR juga merupakan hasil kerja sama dengan pemerintah. Namun, memang jika setiap ada UU yang dibuat, maka pemerintah juga mesti membuat peraturan turunannya seperti peraturan pemerintah (PP).

"Jadi, maksudnya Presiden Jokowi, karena itu ada turunanya UU pemerintah. Kan banyak UU yang dibuat, pemerintah cukup sibuk buat PP. Sementara Presiden Jokowi mengatakan, UU itu juga terus terang, dari segi pelaksanaannya. Kemudian 'kita memperlancar' bahkan menjadi birokratis pemerintahan kita," ucap Akom.

Akom melanjutkan, UU yang dibuat memang harus memperhatikan tuntutan zaman. Hal itu akan memperbaiki kualitas UU. Sehingga kemudian, ia menegaskan bahwa UU yang dibuat tidak akan didasarkan dengan kuantitas, melainkan juga harus memperhatikan kualitas.

Untuk mendukung hal itu, Akom berencana menambahkan tim perancang UU. Ia menyadari bahwa saat ini tim perancang UU memang masih sedikit. DPR juga bekerja sama dengan lembaga lainnya.

"Makanya saya perbaiki, saya sedang tambahkan tentang perancang UU. Kemudian ada pelatihan dengan Kementerian Hukum dan HAM. Jadi semuanya, infrastrukturnya harus kita siapkan. Sekarang ini kan perancangnya sedikit," kata Akom.

"Sekarang saya sedang menjajaki dengan Kementerian PAN RB untuk Arsip Nasional Parlemen, kerjasama MOU juga. Kemudian tentang e-budgeting di Kesekjenan. Kita berusaha untuk perbaiki terus supporting system kita. Termasuk area sini supaya bersih, nyaman. Semuanya kan kalau kerja tidak nyaman juga tidak produktif," tuturnya.
(bt/detik)


Top