Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.Jakarta - Indonesia memiliki kepercayaan besar terhadap Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk membantu membebaskan WNI yang disandera oleh Abu Sayyaf. Indonesia menyerahkan proses pembebasan ke pemerintah Filipina.

"Kita tahu Presiden Filipina yang baru, Duterte itu tegas. Jadi ini tentunya, seperti itulah kebijakan pemerintah. Jadi kita minta pemerintah Filipina untuk melepaskan sandera itu," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2016).

Menurut JK, pemerintah telah belajar dari kali panyanderaan sebelumnya. Saat itu, ada kemungkinan para pengusaha juga bernegosiasi dengan kelompok penyandera.

"Akibat daripada itu maka berulang terus. Oleh karena itu kali ini pemerintah tegas," ujarnya.

"Agar ini kita serahkan ke pemerintah Filipina, agar pemerintah Filipina menyelesaikan. Sama saja kalau ada penyanderaan di Indonesia, tentu pemerintah Indonesia menyelesaikan," tambahnya.
(bt/detik)


Top