Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.JEDDAH - Haji adalah panggilan Ilahi. Lantaran itu jangan coba-coba pergi haji melalui jalur tidak resmi. Sanksi berat siap menanti di tanah suci.

Tak tanggung-tanggung Gubernur Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal telah mengeluarkan ketentuan denda sebesar 100 ribu riyal atau setara Rp360 juta dengan kurs 1 riyal Rp3.600 serta penjara dua tahun kepada penyedia jasa transportasi haji ilegal. Kendaraan yang dipakai mengangkut jamaah haji ilegal juga akan disita.

“Mereka tidak akan dibebaskan meski ada uang jaminan,” ujarnya seperti dilansir dari Arabnews, Senin (29/8/2016). Melalui akun Twitter-nya, Pangeran Khaled Al-Faisal menegaskan tak hanya pihak penyelenggara haji illegal yang akan dijerat dengan sanksi berat, individu yang berhaji secara ilegal juga akan dijatuhi sanksi dideportasi dan dilarang masuk Arab Saudi sampai batas waktu 10 tahun ke depan.

Peringatan serupa juga diberikan kepada orang asing yang habis izin tinggalnya di tanah suci. Denda 15 ribu riyal dan sanksi deportasi siap menanti. Denda progresif berlaku untuk mereka yang membandel. Pelaku pelanggaran ketentuan ini untuk kedua kalinya akan didenda 25.000 riyal, dipenjara tiga bulan lalu dideportasi. Pelanggaran selanjutnya jika mengulangi, denda akan naik menjadi 50.000 riyal plus penjara enam bulan kemudian dideportasi.

Sanksi berat berupa denda 15 ribu riyal juga siap menanti orang-orang yang pura-pura mempekerjakan atau menampung jamaah haji ilegal. Termasuk, membantu mereka memasuki tanah suci. Jika pelaku adalah orang asing, maka akan dideportasi.

Jika pelanggaran itu diulang untuk kedua kalinya, pelaku akan ditahan selama tiga bulan, denda 30.000 riyal dan dideportasi (jika warga Negara asing); pelanggaran ketiga akan berarti hukuman penjara enam bulan, denda 100.000 riyal dan deportasi (jika pelaku adalah orang asing).
(bt/okz)


Top