Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.Jakarta - Luhut B. Pandjaitan, Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, mengapresiasi Arcandra Tahar selama menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Salah satu yang diapresiasi Luhut adalah usulan Arcandra soal struktur biaya proyek Masela, yang akan dibangun di darat (onshore).

"Kenapa bisa ada usulan Pak Candra meng-cut cost, misalnya Masela di onshore menjadi tetap US$ 15 miliar, dan juga mengenai laut dalam misalnya juga bisa menghemat cost begitu banyak," ujar Luhut di Kantor Kementerian ESDM, JL. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).


"Sekarang yang perlu kita tahu, kok bisa angka-angka itu menjadi murah. Ya, kita harus terima kasih sama saudara Candra," lanjut Luhut.


Luhut mengataklan bhawa sebelumnya hitungan yang disampaikan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas) biaya proyek Blok Masela di darat (onshore) lebih mahal dibandingkan dengan di lepas pantai (offshore). Jika dibangun onshore, maka proyek Masela memakan biaya US$ 19,3 miliar. Sedangkan jika dibangun offshore, maka biayanya US$ 14,8 miliar.


Menurut Luhut, nilai proyek yang bakal dipakai sesuai usulan yang pernah disampaikan Arcandra Tahar yaitu US$ 15 miliar.

Luhut juga menambahkan, selama menjabat Menteri ESDM, Arcandra Tahar menghendaki ada efisiensi dan keterbukaan dalam struktur biaya di sektor migas.
(nn/padangtime)



Top