Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil selama beberapa hari terakhir berada di Manila, Filipina. Di sana, ia berhasil membawa uang 4 juta dollar Amerika Serikat untuk dibawa ke Kota Bandung.

Tapi uang yang dibawa bukan dalam bentuk tunai. Nominal sebanyak itu dikonversikan berupa program dari hasil hibah sejumlah lembaga di sana. Program itu yang kemudian akan dijalankan di Kota Bandung.

"Total pulang dari Manila itu yang berhasil dikomitmenkan ada 4 juta dollar US. Tapi bentuknya bukan cash. Bentuknya itu adalah hibah program, pelatihan, barang, dan lain-lain," kata Emil di Balai Kota Bandung.

Program yang akan dijalankan adalah untuk mengurangi kebocoran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Berkaca dari program Manila Water, kebocoran penyaluran air untuk masyarakat di sana bisa ditekan hingga hanya tinggal 10 persen saja.

Manila bahkan menjadi salah satu yang terbaik di dunia. "Kita masih bocor hingga 50 persen. Jadi performa PDAM di kita masih jelek," ungkapnya.

Dengan bantuan hibah itu, nantinya Kota Bandung akan mendapat pelatihan, program, hingga peralatan canggih yang akan dipasang di Kota Bandung. Sasaran utamanya adalah akan dipasang di kawasan kumuh yang dipilih secara acak. "Mungkin kalau lancar akhir tahun ini kita pasang teknologi itu," ucap Emil.

Dia pun mengungkap pelajaran penting dari hibah yang didapat dari luar negeri tersebut. Jika pemimpin daerah benar-benar memperjuangkan sesuatu, maka bantuan akan datang dari berbagai pihak.

"Ini menunjukkan memang di mata internasional, siapa yang komitmen dilihat dari orang nomor satunya yang memperjuangkan," tuturnya. "Mudah-mudahan jadi inspirasi buat kota lain bahwa pintu-pintu bantuan itu banyak sekali, asal kita tahu celahnya dan kita sendiri yang melobinya," pungkas Emil.
(bt/okz)


Top