Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911. JAKARTA – Seorang dosen diharapkan bisa meningkatkan kualitas mereka, dengan begitu bisa disertifikasi. Pasalnya, masih banyak dosen yang belum disertifikasi. Sementara itu, di kalangan profesor pun masih banyak yang tidak menulis. Hal ini dikatakan Rektor Bina Nusantara (Binus) University, Profesor Dr Ir Harjanto Prabowo, MM, di Old Town Coffee, belum lama ini.

"Supaya kualitasnya meningkat, dosen harus disertifikasi. Tapi ternyata banyak yang belum sertifikasi," ujarnya.

Harjanto mengatakan, pemerintah sendiri sudah memberikan tunjangan, agar para dosen dan juga profesor fokus pada profesi yang mereka jalani.

Ia juga menyebut, profesor juga memiliki tunjangan kehormatan yang diterimanya. Jumlah profesor di Indonesia sendiri masih sedikit dan sudah tua. "Makanya dapat tunjangan kehormatan. Nah, tapi profesor juga perlu untuk menulis buku, tapi kebanyakan ada yang malas menulis," paparnya.

Jika hal tersebut dipenuhi maka profesor bisa mendapatkan tunjangan kehormatan. Pada aturannya, profesor itu diwajibkan untuk menulis buku, membimbing mahasiswa jenjang doktoral (S-3), sampai membuat publikasi.

"Rupanya, profesor yang menulis itu masih sedikit, jadinya pemerintah galak, kalau tidak menulis maka tidak mendapat tunjangan," tambahnya. (nn/okezon)



Top