Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911. DEPOK - Sesosok mayat yang ditemukan warga tergeletak di pinggir jalan Tol Cijago, Jalan Juanda, Sukmajaya, Depok pada Kamis (25/8), ternyata korban pembunuhan. Hal itu terungkap setelah aparat kepolisian Polresta Jakarta Timur mengusut kasus perampokan Toko Obat Rifki di Ceger, Jakarta Timur.
"Mayat tersebut bernama Aulia Rahmat (24 tahun), merupakan pemilik toko obat Rifki yang menjadi korban pembunuhan," ujar Kapolsek Sukmajaya, Depok, Kompol Supriyadi di Mapolsek Sukmajaya, Depok, Sabtu (27/8).

Menurut Supriyadi, kasus tersebut sudah ditangani Polresta Jakarta Timur. "Pelakunya sudah ditangkap. Ada lima orang. Korban tewas setelah dicekokin minum obat penenang," tegasnya.

Kelima pelaku pembunuhan yang ditangkap Polresta Jakarta Timur adalah Roy (30), Onang (59), Irwan (27), Jayadi (61), dan Aby (38). "Mereka diketahui sebagai perampok spesialis obat-obatan yang mengincar obat-obatan mahal yang kemudian dijual kembali," ungkap Kapolres Jakarta Timur, Kombes Muhammad Agung.

Menurut Agung, satu dari lima pelaku adalah oknum anggota kepolisian dari unit Direktorat Tindak Pidana Narkotika (Dirtipid) Mabes Polri. Dalam setiap aksi, para pelaku mengaku sebagai polisi, dan menuding toko sasaran menjual obat-obat ilegal. Selanjutnya, mereka menjarah obat-obatan berharga mahal.

"Kelima pelaku kami ringkus di kawasan Bogor, Jawa Barat. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Para pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KHUP tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun," kata Agung.
(na/rol)


Top