Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.PADANG - Penyair  di Sumatera Barat melakukan pertemuan di rumah raja penyanyi, Pinto Janir, di jalan Gajahmada, Gunung Pangilun, Padang, Minggu, 21 Agustus 2016, dari pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Album Musik Puisi ini akan diproduksi mulai akhir bulan Agustus 2016 ini.
Pertemuan ini dihadiri oleh Pinto Janir, Denni Meilizon, Boy Candra, Muhammad Fadhli, Nuh Rafi dan Katrina, mendiskusikan tentang penggarapan Album VCD Musik Puisi dalam rangka Kampanye Sastra Untuk Remaja.

"Suguhan sastra untuk para remaja baiknya dikemas secara proporsional, agar mudah diterima mereka. Saya yakin, yang akan dicatat oleh sejarah itu adalah karya, dan salah satu bentuknya adalah album vcd musik puisi", kata Pinto Janir, penyair ternama yang kaya dengan inovasi baru dalam upaya kian memajukan literasi, khususnya di Sumatera Barat, saat berdiskusi.

Album VCD Musik Puisi ini direncanakan memuat 14 Musik Puisi yang divisualisasikan, 14 penyair Sumatera Barat yang ikut dalam album ini adalah Pinto Janir, Denni Meilizon, Boy Candra, Refdinal Muzan, Muhammad Fadhli, Nuh Rafi, Irwan Hasan, Arif Afsyah, Nova Eka Putri, Rahmi Gusniarti, Hendri Efendi, Hasan Asyhari, Amika An dan Katrina. 

“Kegiatan ini penting, terutama bagi anggota FAM Sumbar. Kita perlu membuka ruang bagi kawan-kawan di komunitas kepenulisan FAM Sumbar yang selama ini lebih pada pendalaman minat baca dan menulis saja. Diharapkan keikutsertaan mereka pada Album VCD Musik Puisi ini dapat sebagai ajang penyegaran dan memenuhi ekspektasi baru mereka dalam berkesenian”, kata Denni Meilizon, Koordinator komunitas kepenulisan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Wilayah Sumatera Barat, yang juga adalah penerima Anugerah Literasi Minangkabau 2016 untuk Kategori Penulis.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai akomodasi keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memajukan literasi, seperti yang disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, SPsi, MSc, pada kata sambutannya di acara penyerahan Anugerah Literasi Minangkabau 2016, untuk membangkitkan batang tarandam pada kejayaan literasi Minangkabau pada masa silam, ini adalah menjadi tugas bersama.

Album Musik Puisi ini digarap secara swadaya, dengan mengumpulkan dana dari para penyair, namun tidak menutup kemungkinan jika ada investor yang berniat untuk mensponsorinya. Album Musik Puisi ini akan diproduksi di studio musik Caroline Record Padang, yang diaransemen langsung oleh Bapak Ferry Zein.

"Saya sangat mendukung kreativitas para penyair Sumatera Barat ini. Dan pernyataan yang pernah dilontarkan oleh Pinto Janir itu adalah benar, bahwa musik itu memberikan spirit dan sastra itu membuka cakrawala," kata Ferry Zein, seorang seniman musik di Sumatera Barat yang telah membesarkan nama penyanyi tradisi Minangkabau, seperti Zalmon, An Roy's dan lainnya.
Boy Candra, penulis best seller yang ikut dalam Album VCD Musik Puisi ini dipercaya untuk memberi tagline pada album ini nantinya.

"Sebelum menggarap Album VCD Musik Puisi ini, kita mesti menentukan dulu segmen pasarnya, sehingga jelas puisi seperti apa yang akan disajikan," kata Boy Candra, yang sedang mempersiapkan diri untuk Tur 5 Kota Besar di Indonesia dalam rangka promo buku ke sembilannya, berjudul Sebuah Usaha Melupakan.
(bt)


Top