Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.PADANG – Masyarakat atau pengusaha dihimbau agar tidak melakukan pembakaran lahan. Untuk pencegahan, dilakukan upaya preemtif dan preventif. Hal ini dikatakan Kapolda Sumbar, Brigjen Basarudin, usai telekonfren dengan Kapolri di Mapolda, Kamis (25/8).

“Belum ada penindakan atau penengakan hukum, karena Sumbar tidak termasuk prioritas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), ” ujar Kapolda.

Kapolda mengakui bahwa percakapan melalui monitor itu juga diikuti Gubernur Irwan Prayitno, serta instansi terkait lainnya. Ia mengatakan, di Sumbar, titik panas ada ratusan di beberapa daerah, Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Sijunjung, namun saat ini sudah dapat diatasi bersama.

Kepolisian melalui Babinkamtibmas, Babinsa dan walinagari melakukan sosialisasi, agar masyarakat tidak ikut- ikutan membakar lahan, seperti yang terjadi di Kalimantan Barat.

Ia mengatakan bahwa beberapa waktu lalu memang ada terjadi kebakaran hutan dan lahan di Limapuluh Kota, namun dapat diatasi petugas Pemkab setempat bekerja sama dengan Polres.

Sementara itu Gubernur Irwan Prayitno mengatakan ada 13 provinsi menjadi kawasan prioritas penanganan Karhutla, Sumbar tidak masuk dalam daerah prioritas tersebut.

Diinstruksikan pada Pemkab dan Pemko untuk selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dan melakukan pengawasan terhadap titik panas. (nn/singgalang)


Top