Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.Jakarta - Polri meragukan pengakuan Freddy Budiman yang disampaikan ke aktivis Kontras Haris Azhar. Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, ada beberapa analisa sehingga pihaknya ragu dengan kebenaran pengakuan itu.

"Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, juga terhadap isi pembicaraan dengan pledoi, tim penyelidik kita sudah mengecek langsung pledoi Di PN Jakarta Barat," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/3016).

Boy menambahkan, demikian juga soal Freddy yang mengaku pernah pergi ke Cina bersama petugas BNN untuk mengecek lokasi pabrik narkoba. Kata Boy, sesuatu hal yang mustahil seorang terpidana bisa dibawa keluar negeri untuk melihat pabrik itu.

"Jadi ada unsur-unsur yang kita nilai tidak benar dalam ucapan-ucapan yang sampaikan oleh Freddy," ujarnya.

Di samping itu, pihaknya menilai ada upaya dari Freddy untuk bisa lepas dari jeratan hukuman mati sehingga menyampaikan sesuatu kepada Haris Azhar.

"Apabila ada jalan-jalan yang kita nilai sebagai cara untuk menggagalkan menghambat proses hukuman mati dengan cara menyudutkan pihak-pihak tertentu, tentu ini sesuatu yang diklarifikasi," paparnya.

"Jadi kita menilai, bukan menilai Pak Harisnya tapi meragukan apa yang disampaikan oleh Freddy kepada Pak Haris," urainya.
(bt/detik)


Top