Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


Suryanews911.com , Jakarta -- Sejumlah permukiman penduduk yang dibongkar oleh Pemprov DKI Jakarta di eks lokalisasi Kalijodo, Jakarta Barat, tak dibarengi pembangunan. Pembangunan taman di sana justru terpantau mangkrak kemarin.

Sejak awal rencana, di kawasan eks lokalisasi itu akan dibangun taman terpadu yang rencananya dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti taman bermain, olahraga, hingga jogging track, maupun skate park.

Rencananya, pembangunan di kawasan itu akan memakan waktu hingga empat bulan lamanya dari waktu pembongkaran pada Februari 2016. Artinya bila sesuai jadwal, semestinya pembangunan sudah selesai pada Agustus 2016.

Pembongkaran sendiri hanya terfokus pada pembangunan jalan inspeksi sepanjang 500 meter dengan lebar sepanjang 7 meter. Di pinggiran jalan terdapat tanggul setinggi 1 meter.


Salah Seorang warga sekitar, Yadi (57) mengatakan, semestinya Pemprov DKI tidak langsung melakukan pembongkaran di kawasan itu. Sebab, terlihat dari lahan yang dibiarkan kosong, sementara pembangunan tak kunjung datang seperti dilansir okezone (2/8).

Molornya pembangunan membuat pembongkaran menjadi sia-sia. "Padahal dulu ekonomi warga sini bergantung pada aktivitas kalijodo," ucapnya, kemarin.

Wali Kota Jakarta Barat Anas Efendi mengaku akan melaporkan hal ini kepada Gubernur DKI dan Dinas pertamanan dan pemakaman nantinya. Sementara langkah membantu revitalisasi di kawasan Kalijodo, Anas telah memerintahkan Camat Tambora menjaga wilayah. "Jadi kita minta camat untuk jaga supaya bangunan liar tak kunjung dibangun lagi," ucapnya.
 (d3)


Top