Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.PADANG – Kabupaten Kepulauan Mentawai-Sumbar merupakan daerah pertama di Indonesia yang mengalami puncak Gerhana Matahari pada Kamis 1  September 2016 besok. Meski gerhana yang terjadi itu diperkirakan Gerhana Matahari Cincin (GMC), namun yang akan teramati di seluruh daerah di Indonesia, termasuk Mentawai, adalah Gerhana Matahari Sebagian.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, puncak gerhana pertama kali akan teramati di Seai-Kepulauan Mentawai-Sumbar pada pukul 17.52 WIB untuk selanjutnya menyebar ke lokasi lainnya di Sumatera seperti di Talang Ubi-Sumatera Selatan pada pukul 17.59 WIB dan paling akhir di Kepahiang-Bengkulu pada pukul 18.06 WIB.

BMKG juga menyebut, Gerhana Matahari Sebagian ini akan teramati di 124 kota dan kabupaten di 10 provinsi, yaitu Sumatera Barat bagian Selatan, Bengkulu, Sumatera Selatan bagian Tenggara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur bagian Barat. Pada lokasi ini, Gerhana Matahari sebagian akan teramati saat Matahari akan terbenam.

BMKG menjelaskan, secara umum, gerhana dapat diprediksi waktu dan tempat kejadiannya. Untuk memprediksi keberulangannya secara global, gerhana dikelompokan ke dalam suatu kelompok yang disebut Siklus Saros tertentu. Gerhana-gerhana pada Siklus Saros tertentu akan berulang hampir setiap 18 tahun 11 hari.

Sebagai contoh, GMC 1 September 2016 adalah anggota ke-39 dari 71 anggota pada Siklus Saros ke-135. Gerhana sebelumnya yang berasosiasi dengan GMC 1 September 2016 ini adalah GMC yang terjadi pada 22 Agustus 1998.

Adapun Gerhana sesudahnya yang berasosiasi dengan GMC 1 September 2016 adalah GMC yang terjadi pada 12 September 2034.(ys/klikp)


Top