Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.Pekanbaru - Kini Kota Pekanbaru mulai dikepung asap. Ini disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karlahut) dalam dua bulan terakhir masih terus berlanjut.

Pagi ini, Sabtu (27/8/20116), udara di wilayah Pekanbaru tak lagi seperti biasanya yang cerah. Tapi kini pemandangan tak elok terlihat nyata. Asap imbas dari kebakaran lahan sudah mengepung masyarakat kota.

Saat pukul 05.30 WIB hingga pukul 07.30 WIB asap terlihat tebal. Selanjutnya asap berangsur menipis. Begitupun asap tetap jelas terlihat mengepung Pekanbaru.

Sementara itu, pantauan di lapangan, gedung-gedung tinggi di tengah kota, dari jarak sekitar 2 km sudah tampak samar di bagian atasnya. Asap putih dari kebakaran lahan sudah muncul sebagaimana tahun 2015 lalu.

Masyarakat mulai resah dengan kemunculan asap yang mengepung Pekanbaru. Warga khawatir bila pemerintah gagal mengantisipasi kebakaran lahan, bukan tidak mungkin kondisi akan kembali seperti tahun sebelumnya.

"Pagi ini asap mulai tebal. Jangan-jangan nanti seperti dulu lagi. Kita berharap masyarakat janganlah membakar hutan," kata Ikhwan (41) seorang warga kepada detikcom.

Aktivitas warga masih berjalan normal. Belum terlihat warga yang beraktivitas terutama dengan sepeda motor mengenakan masker.

Sedangkan pada papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang terpajang di depan Kantor Wali Kota Pekanbaru udara masih level 'Baik'. ISPU ini memang tidak update dengan kondisi yang terjadi saat ini. Sebab, penghitungan ISPU di akumulasi dua kali dalam sehari. Sehinga level udara pagi ini, baru akan terlihat pada sore hari. (nn/detiknews)




Top