Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNerws911.ANKARA  -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuding Barat membekingi terorisme dan pelaku kudeta. Hal itu ditegaskannya saat berbicara dalam pertemuan investor internasional di Istana Presiden di Ankara, kemarin.

Erdogan mengkritik sikap pengadilan Jerman yang melarang pidatonya di depan pengunjuk rasa antikudeta di Cologne. Jerman, kata ia, justru mengizinkan pemimpin teroris kurdi PKK berbicara di sebuah festival di kota yang sama.

"Sekarang saya bertanya, apakah Barat mendukung terorisme dalam insiden ini? Apakah Barat berpihak dengan demokrasi atau pengkudeta dan terorisme?" tanya Erdogan.

Presiden Erdogan sejak awal mencurigai keterlibatan asing dalam kudeta gagal pada 15 Juli. Ia mengatakan, perencanaan kudeta dilakukan di luar.

"Negara Barat mendukung teroris dan berpihak pada pengkudeta, mereka tak memiliki luka separah kita," ujar Erdogan.

Pemerintah Turki menuding Fethullah Gulen berada di balik kudeta. Turki telah meminta AS mengekstradisi Gulen, namun Paman Sam bergeming.(ys/rol)


Top