Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.Padang - Dua peserta MTQ Nasional dari kafilah Sumatera Barat berhasil masuk final pada cabang berbeda, sementara lima orang lagi sedang berjuang di semi final dan berpeluang untuk membawa pulang medali.

"Kita bangga dengan prestasi kafilah Sumbar ini dan berharap yang terbaik," kata anggota Komisi V DPRD Sumbar, Hidayat dihubungi dari Mataram, Selasa.

Dua orang yang berhasil masuk final itu masing-masing Ade Setiawan pada cabang khat dekorasi putra dan cabang syarhil Quran yang diwakili Mira Putri Dewi, Sitti Ainur Rahim, dan Weni Afri Rahma.

Sementara lima lainnya berhasil masuk semi final yaitu, Fadhilatul Nisa pada cabang menulis makalah ilmu Quran, Zaki Hanif Al Hafiz pada cabang tahfidz 10 juz, Fathiyyah Arafah Afsyah di tahfidz 1 juz tilawah putri. Lalu, Prima Miftahul Jannati pada cabang tilawah anak-anak putri serta Rhahmi Sawitri di cabang tafsir bahasa Arab putri.

Hidayat meminta kafilah yang selangkah lagi bisa mempersembahkan medali untuk Sumbar itu agar terus berlatih dan tetap menjaga konsentrasi guna menghadapi babak selanjutnya.

Sementara Ketua Komisi V Bidang Pendidikan, Apris mengatakan, kafilah Sumbar telah berupaya maksimal dan hingga saat ini hasilnya sangat menggembirakan. Ia mendorong Pemprov Sumbar untuk bisa menganggarkan bonus bagi kafilah tersebut.

Terkait bonus kafilah itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit sebelumnya menegaskan, Pemprov telah menyediakannya. Namun, ia belum bersedia menyebutkan angka dan kriteria yang akan mendapatkan bonus tersebut. "Kita siapkan. Tunggu saja," katanya.

Ketua Kontingen MTQ Sumbar yang juga Kepala Biro Bina Sosial Setdparov Sumbar, Syahril B mengatakan, hasil positif yang diperoleh kafilah tersebut memberikan harapan untuk dapat mempertahankan posisi lima besar seperti MTQ Nasional sebelumnya.

Hingga hari ketiga pelaksanaan MTQ Nasional ke-26 di Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB), tujuh orang anggota kafilah Sumbar telah mencatatkan prestasi luar biasa.

Pendamping kafilah, Jumaidi mengatakan, "Kita berikhtiar sebaik-baiknya. Mudah-mudahan buahnya nanti manis," katanya.
(bt/antara)


Top