Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.JAKARTA - Rencana pemerintah untuk mengkaji kenaikan harga rokok menjadi dua kali lipat sekira Rp50 ribu mendapat apresiasi. Dengan catatan bertujuan untuk mengurangi dan memberhentikan masyarakat mengonsumsi rokok demi kesehatan. Hal ini dikatakan Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, kepada Okezone, Selasa (23/8/2016).

“Saya mengapresiasi niat baik dari pemerintah jika memang kenaikan harga rokok ditujukan untuk memberhentikan dan mengurangi orang mengonsumsi rokok. Karena itu akan berimplikasi positif bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Secara pribadi saya mendukung kebijakan itu,” kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Saleh mengatakan bahwa sebelum menerapkan kebijakan tersebut, pemerintah harus melakukan kajian serius dan komprehensif. Sebab, persoalan rokok ini tidak sesederhana yang dibayangkan karena akan melibatkan banyak sektor dari unsur pemerintah sendiri.

“Ini akan berkaitan dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian. Kemudian Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan. Di DPR juga sama ada Komisi IX, Komisi IV, Komisi VI dan Komisi XI,” ujarnya.

Saleh melanjutkan, wacananya harus dibicarakan secara serius. Jika hanya ditujukan untuk meningkatkan pendapatan negara melalui cukai, maka harus diperhatikan dampak sosial dan ekonomi yang muncul di tengah masyarakat. (nn/okezon)


Top