Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.Canberra - Aktif menggunakan sosial media atau mengirim SMS ketika sedang mengemudi semakin dilihat sebagai tindakan yang berbahaya di Australia.  Di Canberra mulai hari Kamis (1/9/2016) mereka yang kedapatan mengirim SMS dan menggunakan sosial media akan dikenai denda $ 511 (sekitar Rp 5 juta) atau kehilangan empat point di SIM mereka.

Denda ini dimaksudkan bagi para pengendara yang menggunakan ponsel untuk mengirim pesan, atau menggunakan sosial media dan internet. Peraturan yang sudah berlaku sebelumnya, yaitu denda bagi mereka yang menggunakan ponsel untuk berbicara ketika mengendarai juga tetap berlaku.

Setiap SIM di Australia biasanya memiliki 12 angka, dan setiap kali pelanggaran, maka ada pengurangan angka, dan setelah 12 angka hukuman didapat, seorang pengemudi biasanya harus ikut ujian lagi.

"Menggunakan internet atau mengirim SMS adalah mungkin tindakan yang paling berbahaya yang dilakukan pengemudi di jalan raya," kata Menteri Keselamatan Jalan Raya ACT Shane Rattenbury.

"Riset yang dilakukan pemerintah ACT menemukan bawha 13 persen pengemudi di ACT mengakui menggunakan handphone yang dipegang dengan tangan ketika mengemudi, sementara 4 persen di antara pengemudi mengatakan mereka menggunakannya sepanjang waktu."

"Empat angka hukuman berarti bahwa mereka yang masih memegang SIM sementara akan kehilangan SIM tersebut." kata Rattenbury.

"SMS yang akan anda kirim atau pesan di Facebook bisa menunggu sampai Anda tiba dengan selamat di tempat tujuan Anda. Cobalah bersabar, tetaplah mengendara dengan aman, dan jangan gunakan telepon sampai anda sampai di tempat tujuan."
(bt/detik)


Top