Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.JAKARTA‎ - Kenaikan harga rokok saat ini masih menjadi polemik di kalangan masyarakat. Namun, Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf mengisyaratkan sepakat dengan isu kenaikan harga rokok sebesar Rp50.000 .

Dalam konteks kesehatan masyarakat yang tidak merokok pemerintah wajib melindungi hak mereka. Juga perlu ada proteksi terhadap para petani tembakau Indonesia. Kata Dede, saat berbincang dengan Okezone, Jumat (19/8/2016).

"Saya mengusulkan posisinya kita harus melindungi yang sehat, yang tidak merokok oleh karena itu kita memberikan juga proteksi kepada petani tembakau kita," ujar Dede.

‎Dede juga memberikan pemaparannya persoalan petani tembakau Indonesia yang justru dibayar paling murah. Terlebih, upah buruh pelinting rokok yang masih sama sekali masih belum sejahtera.

‎"Nah, kita cari jalan tengah RUU-nya pengendalian tembakau, jadi namanya tobbaco control, dan isu utamanya menaikkan cukai dari 40 persen menjadi 100 persen," papar Dede.

Dengan begitu, kata Dede, harga lebih mahal agar tidak sembarangan dibeli umum. "Jadi kan yang bahaya kan yang beli anak kecil, kalau yang serius mungkin bisa," sambungnya.

Keuntungan harga cukai yang dinaikkan 100 persen tersebut dimanfaatkan untuk kesejahteraan di bidang kesehatan bagi rakyat kecil yang membutuhkan. (nn/okezon)


Top