Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.TANJUNGPINANG - Tiga kurir yang membawa 80 kilogram narkoba jenis sabu dan 120 ribu butir pil ekstasi.Berhasil di amankan oleh  Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) dan di antaranya meregang nyawa setelah lompat dari lantai tiga ruko Bengkel Taya Ban Tanjungpinang.

Deputi Pemberantasan Narkotika BNN Brigjen Arman Depari, saat konferensi pers di Kantor Badan Narkotika Kota Tanjungpinang, mengatakan, tiga pelaku yang menyembunyikan sabu-sabu dan ekstasi dalam kemasan makanan kucing di dalam ban bagian dari jaringan internasional.

"Ed, Id, Sn termasuk jaringan internasional, yang sudah dibuntuti petugas sejak beberapa hari lalu. Sn meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit," katanya, Jumat (5/8/2016).

Dia mengemukakan, barang haram itu diselundupkan ketiga kurir dari Johor Bahru, Malaysia menuju Pulau Sugi, Moro, Kabupaten Karimun. Kemudian barang haram itu dibawa ke Tanjungbatu, masih di kawasan Karimun dengan menggunakan kapal cepat.

Dari Tanjungbatu, kata dia barang haram itu dibawa ke Tanjungpinang dengan menggunakan kapal cepat. Rencananya, tersangka akan membawa sabu dan ekstasi itu ke Batam dengan menggunakan mobil, untuk selanjutnya dikirim dengan menggunakan jasa ekspedisi ke Jakarta, Surabaya dan Makassar.

Namun aksi ketiga kurir narkotika itu tercium oleh aparat. Saat berada di Bengkel Taya Ban, ketiganya ditangkap pada Kamis sore kemarin.

"Petugas berhasil mengamankan 71 paket sabu-sabu seberat 80 kilogram, dan 120 ribu ekstasi yang disembunyikan di dalam ban mobil," katanya.

Mantan Kapolda Kepri itu mengemukakan kasus itu masih dalam pengembangan. BNN akan menyelidiki lebih mendalam siapa pemilik barang haram tersebut. Berdasarkan UU Narkotika, kedua tersangka terancam hukuman mati.(ys/okzn)



Top