Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911. MEDAN - Seorang anak bernama Rikardo Parinando Pardede (26), tega membunuh ibu kandungnya sendiri dengan cara ditabrak, gara-gara tidak terima dinasihati. Ratina Boru Tampubolon (54) ditabrak anaknya dari belakang dengan menggunakan mobil saat berjalan kaki usai berjualan kacang rebus, di Balige, Kabupaten, Toba Samosir, Sumatera Utara. Kata Kapolres Tobasa, AKBP Jidin Siagian, melalui via telepon, Jumat.

Sementara korban mengalami luka serius di bagian kepala, wajah dan pinggul remuk, sehingga tidak tertolong saat dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya sangat mengenaskan.

Awalnya, polisi mengira kasus ini adalah kecelakan biasa yang bukan dilakukan oleh Rikardo pada Jumat malam 29 Juli 2016. Namun setelah beberapa hari dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengungkap pembunuhan yang dilakukan oleh Rikardo.

Rikardo berhasil mengelabui polisi dengan sandiwaranya. Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan mobil pick up Nopol BK 8044 DD yang terperosok ke parit. Tapi pemilik mobil tak diketahui, dan diduga telah melarikan diri.

Tapi, setelah dilakukan penyelidikan mendalam, akhirnya diketahui mobil tersebut milik Rikardo, anak kandung korban. Namun polisi tak langsung menuduh Rikardo, dan memilih melakukan penyelidikan secara mendalam. Terlebih, Rikardo terlihat sangat bersedih, ia juga menangis histeris saat ibunya dikuburkan.

Namun warga desa sudah kalap, berdasarkan kejanggalan yang ditemukan, mereka yakin Rikardo lah pelaku pembunuhan ibunya sendiri. Untuk menghindari aksi anarkis warga, polisi kemudian mengamankan Rikardo.

Kepada penyidik, Rikardo mengakui hal yang sama. “Tersangka mengakui perbuatan itu. Alasannya, kesal dengan almarhumah yang cerewet,” ujarnya. (nn/okezon)



Top