Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.PASAMAN -- Pasca penganiayaan terhadap satu keluarga, kondisi Nagari Cubadak, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat sudah kondusif.
Hal ini di sampaikan oleh  Kapolres Pasaman, AKBP. Reko Indro S.
 Ternyata, dalam laporan polisi telah terjadi dugaan tindak pidana yang dilakukan puluhan pemuda di tiga lokasi yang berbeda dalam dua hari berturut-turut, Rabu dan Kamis, 6-7 Juli 2016.

"Kondisi saat ini sudah kondusif, saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi di Mapolsek Dua Koto,"Ujarnya.

Polres Pasaman pun sempat menurunkan puluhan personil ke Nagari Cubadak, Kecamatan Dua Koto saat terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengkibatkan korban luka-luka dan dirawat di rumah sakit tersebut.

Tiga kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di daerah hukum Polsek Dua Koto. Pertama, aksi penganiayaan di Nagari Cubadak, tepatnya di daerah ‎Pasar Simpang Tonang, Kamis 7 Juli 2016 sekitar pukul 01.00 WIB ‎dini hari. Elen (21) menjadi korban penganiayaan secara bersama-sama oleh pemuda Simpang Tonang.

 emudian, laporan kedua terjadi pula dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama di Kampung Patai, Jorong Setia, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto. Yang menjadi korban adalah Harun Naspi (25), warga Jorong Hulu Pasaman Nagari Cubadak. Korban mengaku dikeroyok oleh inisial A (22), Y (22) warga Teluk Embun Jorong Bandar Mas Nagari Cubadak saat melintas dengan sepeda motor.

Dan yang terakhir adalah aksi penganiayaan terhadap satu keluarga di Kampung Baru, Jorong Batang Tuhur, Nagari Cubadak, Kecamatan Dua Koto yang mengakibatkan 4 orang korban mengalami luka-luka serius. Korban mengaku ke polisi dikeroyok oleh 30 orang pemuda diantaranya inisial E (18), S (23), R (27) dan RD (24) yang merupakan warga Kuraba, Jorong Batang Tuhur, Nagari Cubadak.(ys/klikp)


Top